Aku pernah baca buku chicken soup for the soul (kalo nda salah), ada cerita seorang ibu ditanya sama anaknya apa cita-cita sang ibu?.Ibu itu berpikir dia sudah menjadi ibu, cita-citanya sudah terkabulkan. Dan dia bingung menjawab pertanyaan anaknya. Hal itu membuat aku berpikir atau semua orang yang membaca cerita ibu bahwa walaupun kita sudah berhasil mencapai cita-cita yang kita inginkan, masih ada cita-cita lain yang harus kita capai. Contohnya aku sudah dapat titel dokter, harusnya aku bercita-cita menjadi dokter spesialis, tidak stagnan cuman jadi dokter umum saja. Kalau kita sudah jadi dokter spesialis, kita bercita-cita yang lain….sah-sah aja akan…
Wajar bagi manusia untuk berpikiran seperti itu karena manusia diciptakan
Allah sebagai manusia yang tidak puas…kalau aku ditanya cita-citaku? Aku ingin menjadi penulis….penulis semuanya…..cerpen, novel….tapi masih di awang-awang…masih bingung topik apa yang ingin kugali, kuceritakan….