Hari ini, aku pergi kerja…biasa diantar oleh suami sampai muka apotek kimia farma…kemudian naik taksi kuning ke pal 6. Di taksi, ternyata ada mahasiswa…dia mau ke kampus juga..biasa lah ketemu sama mahasiswa, pasti cerita-cerita macam-macam.Apalagi dia termasuk mahasiswa yang cukup akrab denganku.Gak kerasaan, sampai di pal 6, kami berdua naik taksi oranye lagi..di dalam taksi, ngobrol ngalor ngidul, tentang kuliah, tentang kecantikan, dsb. Kemudian ngobrol tentang pacar mahasiswa tersebut, mahasiswa tersebut bilang kalao dia nanti pengen jadi ibu rumah tangga aja..kalau perlu, kerja dirumah, buka klinik atau apa…Kutanya kenapa seperti itu? dia bilang saya suka masak, beres-beres rumah…dsb. Sungguh aku tidak menyangka mahasiswa ini tidak ingin berkarir..tapi pengen jadi ibu rumah tangga aja.
Aku jadi terpikir tentang diriku sendiri….sejujurnya kadang-kadang ada perasaan ingin tetap di rumah, mengurus anak-anak, masak, mengurus rumah..tapi jujur aja, sehari dirumah aja, kepalaku sudah pusing….anak-anak pengen diperhatikan terus…memang ada acil yang bantu urusan rumah tangga…tapi soal masak, aku yang menghandle…jadi pas aku lagi masak, acil yang jaga anak-anak…tapi nama anak-anak, pasti dia nyariin mamanya di dapur…dan bisa ditebak, acara masakku penuh dengan kata-kata “jangan,tidak boleh, sama acil dulu, mama lagi masak, hati-hati panas, dll). Dari situ aku menyimpulkan aku tidak bisa stuck dirumah mengurus rumah tangga dan anak-anak…Ada tempat untuk aku harus jauh dari semuanya..tempat itu ya tempat kerja….